Axelerasi.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan-Pengabdian kepada Masyarakat (KKL-PPM) Kelompok 65 Universitas Malahayati menggelar sosialisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di RW 003 Kelurahan Mulyosari, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya membayar PBB tepat waktu sekaligus mengenalkan mekanisme pembayaran berbasis digital.
Ketua KKL-PPM Kelompok 65 Universitas Malahayati, Ridho Hidayat, mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu program kerja unggulan mahasiswa yang lahir dari hasil observasi langsung di tengah masyarakat.
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, masih ditemukan warga yang terlambat membayar Pajak Bumi dan Bangunan. Salah satu penyebabnya adalah perubahan sistem pembayaran yang kini dilakukan secara digital.
“Kami melihat masih ada masyarakat yang mengalami kendala dalam beradaptasi dengan sistem pembayaran PBB secara online. Karena itu kami mengadakan sosialisasi sekaligus memberikan pendampingan agar masyarakat lebih memahami proses pembayarannya,” ujar Ridho.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan penjelasan mengenai fungsi dan manfaat PBB, pentingnya membayar pajak tepat waktu, serta langkah-langkah pembayaran melalui sistem yang telah diterapkan pemerintah.
Selain penyampaian materi, mahasiswa juga membuka sesi diskusi dan tanya jawab sehingga warga dapat menyampaikan berbagai kendala yang mereka alami saat melakukan pembayaran PBB secara daring.
Ketua RW 003 Kelurahan Mulyosari, Edy Heriyanto, mengapresiasi inisiatif mahasiswa Universitas Malahayati yang dinilai membantu masyarakat memahami perubahan sistem pembayaran pajak.
“Program seperti ini sangat bermanfaat. Masih banyak warga, terutama yang belum terbiasa menggunakan teknologi digital, sehingga membutuhkan pendampingan dalam proses pembayaran PBB,” katanya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sehingga masyarakat semakin sadar akan pentingnya memenuhi kewajiban perpajakan sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan daerah.
Sementara itu, Divisi Publikasi KKL-PPM Kelompok 65, Ilham Arif, mengatakan antusiasme masyarakat cukup tinggi selama kegiatan berlangsung.
Menurutnya, banyak warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bertanya mengenai prosedur pembayaran PBB secara online dan solusi atas kendala yang mereka hadapi.
“Melalui sosialisasi ini kami berharap masyarakat tidak lagi merasa kesulitan dalam membayar PBB. Kami ingin memberikan edukasi sekaligus membantu masyarakat agar lebih percaya diri menggunakan layanan digital pemerintah,” ujar Ilham.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, dengan menghadirkan solusi atas persoalan yang ditemukan langsung di lapangan.
Melalui program ini, mahasiswa berharap kesadaran masyarakat untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan tepat waktu semakin meningkat, sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dalam mewujudkan tata kelola administrasi perpajakan yang lebih efektif, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.






