Ruang Riset Cemara Gelar Research Talks Perdana, Bahas Awal Mula Penelitian

81 views

Axelerasi.Id – Bandar Lampung – Ruang Riset Cemara menggelar Research Talks Episode I pada Rabu, 9 September 2026. Kegiatan perdana ini mengangkat tema “Membongkar Cara Menghasilkan Pengetahuan” dengan Dr. Darmawan Purba sebagai pembicara dan Yahnu W. Sanyoto sebagai session chair.

Dalam forum tersebut, pembahasan difokuskan pada pertanyaan mendasar mengenai awal mula penelitian, yakni apakah penelitian selalu dimulai dari sebuah masalah atau justru dapat berangkat dari rasa penasaran terhadap suatu fenomena.

Materi diskusi menjelaskan bahwa aktivitas penelitian pada dasarnya memiliki kedekatan dengan proses berpikir sehari-hari. Manusia terus mengamati gejala, mengajukan pertanyaan, mencari informasi, membandingkan kemungkinan, hingga menarik kesimpulan. Penelitian ilmiah mulai terbentuk ketika proses pencarian jawaban tersebut dilakukan secara sistematis.

Perbedaan antara pencarian jawaban sehari-hari dan penelitian ilmiah terutama terletak pada proses yang digunakan. Penelitian ilmiah membutuhkan data yang sistematis, metode yang jelas, serta hasil yang dapat diperiksa dan dipertanggungjawabkan.

Research Talks Episode I kemudian memperkenalkan dua pendekatan dalam melihat awal sebuah penelitian, yaitu problem-driven research dan curiosity-driven research.

Problem-driven research berangkat dari masalah yang sudah dapat dikenali, baik berupa kesenjangan empiris, ketidaksesuaian antara harapan dan realitas, kegagalan penjelasan, maupun persoalan praktis yang membutuhkan pemahaman lebih lanjut. Dari masalah tersebut, peneliti bergerak menuju kebutuhan akan penjelasan dan kemudian merumuskan pertanyaan penelitian.

Sementara itu, curiosity-driven research berangkat dari keingintahuan terhadap fenomena yang belum sepenuhnya dipahami. Dalam pendekatan ini, masalah penelitian belum selalu terlihat pada tahap awal. Peneliti terlebih dahulu melakukan eksplorasi untuk menemukan pola, puzzle, atau persoalan yang kemudian dapat dirumuskan menjadi research problem dan research question.

Materi juga memberikan contoh bagaimana kedua jalur tersebut dapat menghasilkan pertanyaan penelitian. Pada problem-driven research, penelitian dapat dimulai dari adanya perbedaan perkembangan desa meskipun menerima intervensi yang relatif sama. Sementara pada curiosity-driven research, penelitian dapat bermula dari rasa penasaran terhadap suatu fenomena, seperti besarnya persoalan sampah perkotaan yang tidak selalu muncul sebagai gagasan utama dalam kampanye calon kepala daerah.

Pembahasan selanjutnya menempatkan pertanyaan penelitian sebagai pintu masuk menuju proses produksi pengetahuan. Pertanyaan ilmiah perlu ditelusuri melalui literatur dan teori, diperiksa dengan temuan empiris, kemudian dianalisis serta diinterpretasikan untuk menghasilkan penjelasan ilmiah. Dengan demikian, penelitian tidak berhenti pada pengumpulan data, tetapi diarahkan untuk menghasilkan pemahaman dan pengetahuan baru mengenai suatu fenomena.

Pada bagian akhir, materi Research Talks menyederhanakan proses penelitian ke dalam alur realitas, keterkejutan, rasa penasaran, masalah, pertanyaan, dan pengetahuan. Sebuah penelitian dapat berawal ketika peneliti melihat kondisi yang belum dipahami, kemudian muncul pertanyaan sederhana seperti “kok bisa ini terjadi?” dan berkembang menjadi upaya ilmiah untuk mencari penjelasan.

Melalui Research Talks Episode I, Ruang Riset Cemara membuka ruang diskusi mengenai penelitian sebagai proses menghasilkan pengetahuan, sekaligus mengajak peserta melihat bahwa ide penelitian tidak selalu harus bermula dari rumusan masalah yang telah tersedia sejak awal. Rasa penasaran terhadap fenomena juga dapat menjadi pintu masuk penelitian sepanjang kemudian dikembangkan menjadi pertanyaan ilmiah yang sistematis dan dapat dipertanggungjawabkan.

Research Talks Episode I menjadi kegiatan pembuka Ruang Riset Cemara dalam mengembangkan forum diskusi mengenai riset dan produksi pengetahuan. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada pukul 13.30 WIB.Ruang Riset Cemara Gelar Research Talks Perdana, Bahas Awal Mula Penelitian

Bandar Lampung – Ruang Riset Cemara menggelar Research Talks Episode I pada Rabu, 9 September 2026. Kegiatan perdana ini mengangkat tema “Membongkar Cara Menghasilkan Pengetahuan” dengan Dr. Darmawan Purba sebagai pembicara dan Yahnu W. Sanyoto sebagai session chair.

Dalam forum tersebut, pembahasan difokuskan pada pertanyaan mendasar mengenai awal mula penelitian, yakni apakah penelitian selalu dimulai dari sebuah masalah atau justru dapat berangkat dari rasa penasaran terhadap suatu fenomena.

Materi diskusi menjelaskan bahwa aktivitas penelitian pada dasarnya memiliki kedekatan dengan proses berpikir sehari-hari. Manusia terus mengamati gejala, mengajukan pertanyaan, mencari informasi, membandingkan kemungkinan, hingga menarik kesimpulan. Penelitian ilmiah mulai terbentuk ketika proses pencarian jawaban tersebut dilakukan secara sistematis.

Perbedaan antara pencarian jawaban sehari-hari dan penelitian ilmiah terutama terletak pada proses yang digunakan. Penelitian ilmiah membutuhkan data yang sistematis, metode yang jelas, serta hasil yang dapat diperiksa dan dipertanggungjawabkan.

Research Talks Episode I kemudian memperkenalkan dua pendekatan dalam melihat awal sebuah penelitian, yaitu problem-driven research dan curiosity-driven research.

Problem-driven research berangkat dari masalah yang sudah dapat dikenali, baik berupa kesenjangan empiris, ketidaksesuaian antara harapan dan realitas, kegagalan penjelasan, maupun persoalan praktis yang membutuhkan pemahaman lebih lanjut. Dari masalah tersebut, peneliti bergerak menuju kebutuhan akan penjelasan dan kemudian merumuskan pertanyaan penelitian.

Sementara itu, curiosity-driven research berangkat dari keingintahuan terhadap fenomena yang belum sepenuhnya dipahami. Dalam pendekatan ini, masalah penelitian belum selalu terlihat pada tahap awal. Peneliti terlebih dahulu melakukan eksplorasi untuk menemukan pola, puzzle, atau persoalan yang kemudian dapat dirumuskan menjadi research problem dan research question.

Materi juga memberikan contoh bagaimana kedua jalur tersebut dapat menghasilkan pertanyaan penelitian. Pada problem-driven research, penelitian dapat dimulai dari adanya perbedaan perkembangan desa meskipun menerima intervensi yang relatif sama. Sementara pada curiosity-driven research, penelitian dapat bermula dari rasa penasaran terhadap suatu fenomena, seperti besarnya persoalan sampah perkotaan yang tidak selalu muncul sebagai gagasan utama dalam kampanye calon kepala daerah.

Pembahasan selanjutnya menempatkan pertanyaan penelitian sebagai pintu masuk menuju proses produksi pengetahuan. Pertanyaan ilmiah perlu ditelusuri melalui literatur dan teori, diperiksa dengan temuan empiris, kemudian dianalisis serta diinterpretasikan untuk menghasilkan penjelasan ilmiah. Dengan demikian, penelitian tidak berhenti pada pengumpulan data, tetapi diarahkan untuk menghasilkan pemahaman dan pengetahuan baru mengenai suatu fenomena.

Pada bagian akhir, materi Research Talks menyederhanakan proses penelitian ke dalam alur realitas, keterkejutan, rasa penasaran, masalah, pertanyaan, dan pengetahuan. Sebuah penelitian dapat berawal ketika peneliti melihat kondisi yang belum dipahami, kemudian muncul pertanyaan sederhana seperti “kok bisa ini terjadi?” dan berkembang menjadi upaya ilmiah untuk mencari penjelasan.

Melalui Research Talks Episode I, Ruang Riset Cemara membuka ruang diskusi mengenai penelitian sebagai proses menghasilkan pengetahuan, sekaligus mengajak peserta melihat bahwa ide penelitian tidak selalu harus bermula dari rumusan masalah yang telah tersedia sejak awal. Rasa penasaran terhadap fenomena juga dapat menjadi pintu masuk penelitian sepanjang kemudian dikembangkan menjadi pertanyaan ilmiah yang sistematis dan dapat dipertanggungjawabkan.

Research Talks Episode I menjadi kegiatan pembuka Ruang Riset Cemara dalam mengembangkan forum diskusi mengenai riset dan produksi pengetahuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *