Axelerasi.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan, Pengabdian, dan Pemberdayaan Masyarakat (KKLPPM) Universitas Malahayati Kelompok 65 menggelar sosialisasi penanganan awal pertolongan pertama di salah satu sekolah di Metro Barat.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan warga sekolah dalam menghadapi kondisi darurat.
Materi yang disampaikan meliputi pengertian pertolongan pertama, tujuan, prinsip dasar, hingga penanganan beberapa kondisi darurat seperti luka terbuka, pingsan, dan tersedak.
Sosialisasi berlangsung interaktif. Para peserta mengikuti pemaparan materi, diskusi, hingga simulasi sederhana yang diberikan oleh mahasiswa KKLPPM.
Kepala Sekolah Liya Panji Kesuma mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi mengenai pertolongan pertama menjadi bekal penting bagi peserta didik maupun tenaga pendidik saat menghadapi situasi darurat di lingkungan sekolah.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan sehingga pengetahuan dan keterampilan siswa dalam memberikan pertolongan pertama semakin meningkat. Edukasi ini sangat bermanfaat untuk membangun budaya peduli dan sigap terhadap sesama,” ujarnya.
Ketua KKLPPM Universitas Malahayati Kelompok 65, Ridho Hidayat, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui peningkatan kapasitas generasi muda di bidang kesehatan.
“Harapan kami, ilmu yang telah disampaikan tidak hanya dipahami saat kegiatan berlangsung, tetapi juga dapat diterapkan ketika menghadapi kondisi darurat di kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, masyarakat akan semakin siap menjadi penolong pertama sebelum tenaga medis datang,” katanya.
Sementara itu, Humas KKLPPM Kelompok 65, Afrian Sufadli, mengatakan pihak sekolah memberikan respons positif terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, pihak sekolah memberikan feedback yang sangat baik. Mereka menyambut kegiatan ini dengan antusias dan berharap kerja sama seperti ini dapat terus terjalin melalui program-program edukatif lainnya,” ucapnya.
Di sisi lain, Divisi Publikasi KKLPPM Kelompok 65, Ilham Arif, menilai tingginya antusiasme peserta menjadi salah satu indikator keberhasilan kegiatan.
“Peserta sangat aktif bertanya, mengikuti simulasi dengan serius, dan menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi. Hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan kegiatan edukasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, KKLPPM Universitas Malahayati Kelompok 65 berharap kesadaran dan kesiapsiagaan warga sekolah dalam memberikan penanganan awal pada kondisi darurat semakin meningkat sehingga mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman, peduli, dan tanggap terhadap sesama.






