Pemprov Lampung Gelontorkan Rp35,2 Miliar Bangun Tiga Ruas Jalan di Pringsewu

13 views

Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung menggelontorkan anggaran sebesar Rp35,2 miliar untuk pembangunan tiga ruas jalan provinsi di Kabupaten Pringsewu pada tahun 2026.

Tiga ruas jalan yang dibangun yakni Kalirejo-Pringsewu, Pringsewu-Pardasuka dan Pardasuka-Sukamara dengan total panjang penanganan mencapai 3,8 kilometer.

Groundbreaking pembangunan dipusatkan di Pekon Podosari, Kecamatan Pringsewu, Kamis 21 Mei 2026, yang dihadiri Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela dan Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila.

Wagub Jihan mengatakan pembangunan infrastruktur jalan tetap menjadi prioritas utama Pemerintah Provinsi Lampung meski di tengah tantangan penyesuaian anggaran dan pengurangan dana transfer daerah dari pemerintah pusat.

“Pak Gubernur dengan komitmennya tetap mengupayakan bagaimana caranya program prioritas itu tetap berjalan. Dan alhamdulillah masih berjalan dan cukup progresif di tahun 2026 ini,” ujarnya.

Menurut Jihan, pembangunan ruas jalan provinsi pada 2026 hampir dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya.

Saat ini tingkat kemantapan jalan provinsi di Kabupaten Pringsewu mencapai sekitar 87,86 persen.

Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan seluruh ruas jalan provinsi di daerah tersebut mencapai kondisi mantap 100 persen pada akhir 2029.

“Nanti sampai akhir 2029 insyaallah kemantapan ruas provinsi di Pringsewu bisa mencapai 100 persen,” ujarnya.

Khusus ruas Kalirejo-Pringsewu menjadi paket terbesar dengan panjang penanganan efektif 2,7 kilometer dan nilai kontrak Rp23,978 miliar menggunakan rigid pavement atau beton.

Sementara ruas Pringsewu-Pardasuka ditangani sepanjang 600 meter dengan nilai kontrak Rp5,753 miliar menggunakan rigid pavement.

Adapun ruas Pardasuka-Sukamara dibangun sepanjang 1 kilometer dengan anggaran Rp3,905 miliar menggunakan flexible pavement atau aspal.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung M. Taufiqullah mengatakan seluruh ruas jalan provinsi di Pringsewu tahun ini mendapatkan penanganan.

“Ini luar biasa, tidak semua kabupaten diperbaiki semua. Kabupaten Pringsewu ini tiga ruas semuanya kita perbaiki,” ujarnya.

Ia menjelaskan ruas Kalirejo-Pringsewu memiliki tingkat lalu lintas cukup padat dengan volume kendaraan mencapai sekitar 12 ribu kendaraan per hari.

Karena itu, pemerintah memilih konstruksi beton agar lebih kuat menahan beban kendaraan angkutan hasil pertanian dan industri.

“Nanti panjang rigid yang akan kita bangun 2.700 meter dengan lebar enam meter dan bahu jalan,” ungkapnya.

Menurut Taufiqullah, pembangunan tidak hanya berfokus pada badan jalan, tetapi juga sistem drainase dan gorong-gorong guna mendukung irigasi pertanian di sekitar lokasi.

Sementara itu, Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila mengapresiasi dimulainya pembangunan ruas jalan tersebut.

Ia menilai pembangunan jalan akan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Semoga ke depan UMKM naik, lalu ekonomi masyarakat juga naik sehingga kebutuhan masyarakat bisa tercukupi dengan adanya perbaikan jalan,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *