Rayakan Hari Santri, PCNU Lambar Gelar Gebyar Sholawat hingga Futsal

780 views

Axelerasi.id, Lampung Barat – Lantunan sholawat dan semangat para santri mewarnai peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Kabupaten Lampung Barat.

Tak hanya diisi upacara, peringatan tahun ini juga menjadi ruang bagi warga Nahdliyin dan para santri untuk berkumpul, mempererat persaudaraan, serta menunjukkan potensi mereka.

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lampung Barat menghadirkan sejumlah kegiatan, mulai dari Gebyar Sholawat di Kecamatan Sekincau hingga Turnamen Futsal Santri PCNU Lampung Barat Cup 2026 di Kecamatan Air Hitam.

Rangkaian kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-35 Kabupaten Lampung Barat.

Di Kecamatan Sekincau, Gebyar Sholawat menghadirkan Gus Rodhi Aksha bersama rombongan sholawat Bahrussy Safaat dari Lampung Tengah.

Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk berkumpul dalam suasana religius sekaligus mempererat hubungan antarsesama warga.

Antusiasme masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut membuat panitia berharap Gebyar Sholawat tidak hanya digelar saat peringatan Hari Santri, tetapi juga menjadi agenda rutin di Lampung Barat.

Sekretaris Panitia Gebyar Sholawat, Nasir, menyampaikan harapan tersebut dengan melihat besarnya antusiasme warga Nahdliyin.

Baginya, kegiatan sholawat memiliki nilai lebih dari sekadar acara seremonial.

“Kebersamaan yang terbangun di tengah masyarakat menjadi salah satu hal yang ingin terus dijaga. Saya berharap kegiatan Gebyar Sholawat jadi agenda rutin, melihat antusiasme Warga nahdliyin,” kata Nasir, Kamis (29/10/2026).

Gebyar Sholawat menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026 yang diawali dengan upacara di Liwa.

Ketua Tanfidziyah PCNU Lampung Barat, KH Imam Safi’i, M.Pd., bersama jajaran pengurus dan panitia turut mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

Santri Bertemu di Lapangan Futsal

Semangat kebersamaan yang dibangun melalui kegiatan keagamaan berlanjut di lapangan futsal.

Puluhan tim santri dari berbagai pondok pesantren dan yayasan pendidikan di Lampung Barat berkumpul untuk mengikuti Turnamen Futsal Santri PCNU Lampung Barat Cup 2026.

Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, membuka turnamen tersebut di Lapangan YPI Roudlotus Sholihin, Pekon Gunung Terang, Kecamatan Air Hitam, Kamis (29/10/2026).

Sebanyak 63 tim mengikuti turnamen yang berlangsung hingga 4 November 2026. Para peserta berasal dari pondok pesantren dan yayasan pendidikan se-Lampung Barat, termasuk lembaga pendidikan yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama.

Di balik pertandingan dan upaya meraih kemenangan, turnamen ini membawa tujuan yang lebih luas, yakni mempertemukan para santri dari berbagai pesantren dalam suasana akrab di luar kegiatan belajar sehari-hari.

Ketua Pelaksana Turnamen, Muhammad Santoni, mengatakan kegiatan tersebut sengaja digelar sebagai wadah silaturahmi antarpesantren.

“Tujuannya sebagai ajang silaturahmi seluruh pesantren yang ada di Lampung Barat,” kata Santoni.

Melalui pertandingan futsal, para santri tidak hanya menguji kemampuan bermain, tetapi juga belajar membangun kerja sama, menjaga sportivitas, dan menghargai lawan.

Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, menyambut kegiatan tersebut sebagai salah satu bentuk aktivitas positif bagi kalangan santri. Ia menilai dukungan pemerintah terhadap kegiatan masyarakat juga penting untuk memberikan motivasi kepada peserta dan panitia.

“Mudah-mudahan kehadiran saya akan memberikan semangat untuk anak-anak dan panitia khususnya. Karena hadirnya pemerintah kalau ada kegiatan itu pasti panitianya senang. Paling tidak akan menjadi motivasi,” ujar Parosil.

Pimpinan Pondok Pesantren Roudlotus Sholihin, KH Muhammad Toha, turut menjadi bagian dari kegiatan yang berlangsung di lingkungan pesantren tersebut.

Melalui Gebyar Sholawat dan turnamen futsal, PCNU Lampung Barat menghadirkan cara berbeda untuk memaknai Hari Santri.

Ada ruang untuk mendekatkan diri melalui lantunan sholawat, ada pula kesempatan bagi para santri untuk bertanding sekaligus menjalin persahabatan.

Di tengah perayaan Hari Santri dan HUT ke-35 Lampung Barat, kebersamaan itulah yang diharapkan terus tumbuh, tidak hanya selama kegiatan berlangsung, tetapi juga dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *