Pemprov Lampung Targetkan 1.000 Biopori untuk Kendalikan Banjir di Bandarlampung

Uncategorized141 views

Axelerasi.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menargetkan pembuatan 1.000 lubang biopori sebagai salah satu upaya pengendalian banjir di wilayah Bandarlampung dan sekitarnya.

Kepala Dinas Pengelola Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Lampung Budi Darmawan mengatakan pembuatan biopori menjadi langkah jangka pendek yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko banjir yang kerap terjadi.

“Dalam jangka pendek untuk melakukan pencegahan serta pengendalian banjir yang berulang di Bandarlampung dan sekitarnya, kami mendorong adanya area resapan di setiap rumah warga,” ujar Budi Darmawan di Bandarlampung, Selasa.

Ia menjelaskan, dengan memperbanyak daerah resapan air, salah satunya melalui lubang biopori di lingkungan rumah warga, dapat membantu meningkatkan daya serap air tanah sehingga mampu mengurangi potensi banjir.

“Tahun ini Dinas Pengelola Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Lampung menganggarkan pembuatan lubang biopori khusus di Kota Bandarlampung sebanyak 1.000 titik,” katanya.

Menurutnya, pembuatan area resapan air melalui lubang biopori juga menjadi salah satu langkah konservasi air tanah yang penting dilakukan secara bersama-sama.

“Ini sebenarnya akan lebih efektif kalau semua pihak ikut membuat biopori secara menyeluruh, dengan melibatkan dunia usaha serta masyarakat,” ujarnya.

Budi menambahkan, untuk mempercepat dampak pengendalian risiko banjir sekaligus menjaga ketersediaan air tanah, dibutuhkan sekitar 20.000 hingga 50.000 lubang biopori di wilayah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *