Pemprov Lampung Perbaiki Jalan Gedong Aji–Umbul Mesir Sepanjang 13,5 Km pada 2026

Uncategorized153 views

Axelerasi.id – Pemerintah Provinsi Lampung akan memperbaiki infrastruktur jalan sepanjang 13,5 kilometer di ruas Gedong Aji–Umbul Mesir, Kecamatan Rawa Pitu, Kabupaten Tulang Bawang pada 2026.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mengatakan perbaikan jalan tersebut penting karena wilayah Rawa Pitu merupakan sentra produksi komoditas pertanian, terutama padi.

“Rawa Pitu ini penghasil komoditas sawit, karet, dan yang utama adalah padi. Setiap panen di sini menghasilkan gabah dalam jumlah besar. Kami ingin jalan ini segera diperbaiki agar harga komoditas tetap terjaga dan masyarakat bisa lebih sejahtera,” ujar Rahmat Mirzani Djausal berdasarkan keterangannya di Bandar Lampung, Rabu.

Ia menjelaskan secara keseluruhan ruas jalan Umbul Mesir hingga Rawa Pitu memiliki panjang sekitar 31 kilometer dan akan diperbaiki secara bertahap. Pada tahap awal, pemerintah provinsi akan menangani sepanjang 13,5 kilometer dengan anggaran sekitar Rp130 miliar.

“Pada tahap awal, Pemerintah Provinsi Lampung akan menangani sekitar 13,5 kilometer pada tahun ini, dengan total anggaran mencapai sekitar Rp130 miliar,” katanya.

Perbaikan jalan tersebut ditargetkan selesai secara bertahap dalam waktu dua tahun. Pada 2026, sejumlah segmen jalan akan dibeton, sementara bagian lain yang belum masuk pengerjaan utama akan diperkuat dengan lapisan dasar agar kendaraan tidak terperosok saat musim hujan.

“Ini dilakukan untuk memperbaiki konektivitas. Target kami ini diselesaikan secara bertahap hingga 2027. Tahun ini sebagian sudah dibeton, sisanya ditutup dulu supaya tidak ada lagi kendaraan yang terperosok,” ujarnya.

Menurut Rahmat, proyek perbaikan jalan tersebut sebenarnya telah direncanakan sejak 2025 untuk mulai dikerjakan pada 2026, mengingat masyarakat setempat selama sekitar 30 tahun belum merasakan infrastruktur jalan yang layak.

Saat ini, Pemerintah Provinsi Lampung juga mempercepat proses lelang agar pengerjaan dapat dimulai lebih awal.

“Saat ini sedang proses tender. Kami percepat, yang seharusnya Mei didorong agar awal April sudah mulai berjalan. Pemerintah Provinsi Lampung akan memprioritaskan penanganan ruas-ruas yang digunakan sebagai jalur distribusi komoditas pertanian, khususnya padi,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *