Axelerasi.Id – Anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Mikdar Ilyas, mendukung arahan Presiden Republik Indonesia terkait rencana pembangunan pagar permanen di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, guna mengatasi konflik gajah dan manusia.
Menurut Mikdar, Way Kambas merupakan ikon wisata dan konservasi Lampung yang dikenal hingga mancanegara, terutama karena pusat pelatihan dan konservasi gajah yang menjadi daya tarik wisatawan asing.
Ia menilai penutupan sementara kawasan wisata oleh Balai TNWK pascakejadian meninggalnya Kepala Desa Braja Asri akibat serangan gajah liar memang dapat dipahami dari sisi keselamatan. Namun, kebijakan itu juga berdampak pada sektor pariwisata daerah.
“Kalau terlalu lama ditutup, tentu berpengaruh pada kunjungan wisata dan citra Lampung,” ujar Mikdar, Rabu (21/01).
Saat ini, kawasan TNWK hanya dibuka terbatas untuk kepentingan penelitian dan magang. Padahal, kata dia, banyak wisatawan mancanegara datang khusus untuk melihat aktivitas konservasi dan pelatihan gajah di Way Kambas.












