Axelerasi.Id – Potensi karbon hutan di Provinsi Lampung dinilai sangat menjanjikan dan memiliki nilai ekonomi tinggi.
Selain berpeluang menjadi sumber pendapatan baru daerah, pengelolaan karbon hutan juga dapat berkontribusi langsung dalam pengendalian emisi gas rumah kaca.
Namun, peluang strategis tersebut hingga kini belum dimanfaatkan secara optimal karena belum adanya regulasi dan kebijakan teknis di tingkat daerah.
Anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Mikdar Ilyas, mengatakan Lampung memiliki kawasan hutan yang masih berfungsi dengan baik dan menyimpan potensi besar untuk dikembangkan melalui skema perdagangan karbon.
“Ini sebenarnya peluang besar. Karbon memiliki nilai ekonomi tinggi, sekaligus berdampak positif terhadap pengendalian emisi dan pelestarian hutan,” ujar Mikdar, Senin (19/1).











