Axelerasi.Id – Bandar Lampung
Estafet kepemimpinan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Majelis Penyelamat Organisasi (MPO) Cabang Bandar Lampung resmi berganti.
Rio Hermawan kini resmi menjadi nakhoda baru setelah menjalani prosesi pengukuhan khidmat yang dilanjutkan dengan apresiasi tinggi dari Pemerintah Provinsi Lampung atas visi intelektual organisasi tersebut.
“Kami berkomitmen menjadikan HMI MPO Bandar Lampung sebagai wadah transformasi kader yang adaptif. Kami tidak hanya ingin mencetak pemikir, tetapi juga aktor perubahan yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujar rio (16/2/2026)
Usai prosesi pengukuhan pengurus, acara dilanjutkan dengan sambutan hangat dari Pemerintah Provinsi Lampung.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kadis Kominfotik) Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, hadir mewakili Gubernur Lampung untuk menyampaikan sambutan tertulis.
Dalam penyampaiannya, Ganjar Jationo memuji tema pelantikan yang diusung kepengurusan Rio Hermawan, yakni “Transformasi HMI sebagai Manifesto Khittah Perjuangan dalam Gerakan Intelektual Progresif yang Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045”.
“Tema ini dalam pandangan Pak Gubernur adalah pernyataan sikap HMI yang meneguhkan dirinya sebagai organisasi kader dan organisasi intelektual,” ujar Ganjar Jationo dalam sambutannya
Ia juga sempat memberikan catatan ringan namun mendalam mengenai diksi yang dipilih para mahasiswa.
“Memang kalau HMI ini bikin tema, ngeri-ngeri kalimatnya. Melambung, melangit, tapi juga harus membumi,” katanya
Beliau menekankan bahwa transformasi yang direncanakan Rio Hermawan dan kawan-kawan harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat Lampung.
Pemerintah Provinsi Lampung berharap di bawah kepemimpinan Rio Hermawan, HMI MPO dapat menjadi mitra strategis yang kritis namun konstruktif.
Ganjar Jationo menegaskan bahwa gerakan intelektual yang adaptif sangat dibutuhkan untuk mengawal pembangunan di Bumi Ruwa Jurai agar tetap berjalan di jalur yang tepat.
Pelantikan ini dihadiri oleh berbagai elemen, mulai dari tokoh alumni, jajaran Forkopimda, hingga perwakilan organisasi kepemudaan (OKP) di Bandar Lampung, yang semuanya menaruh harapan besar pada kepengurusan baru ini.











