Ahmad Muzani Dialog dengan Relawan Saat Resmikan Dapur MBG di Rajabasa, Ini Pesannya

Axelerasi.Id – Bandar Lampung 

Ketua MPR RI Ahmad Muzani meresmikan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Rajabasa 3 di Gedung Meneng, Rajabasa, Bandar Lampung, Kamis (12/2/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Ahmad Muzani tampak mengenakan batik dan didampingi Ketua serta sejumlah anggota DPRD Provinsi Lampung.

Ia disambut Ketua Umum Yayasan PT Nusantara Roy Marjuk, pimpinan Nusantara Lampung Abadi Mikdar Ilyas, unsur Forkopimda, serta puluhan pegawai SPPG.

Usai peresmian, Muzani menyempatkan diri berdialog langsung dengan para pegawai dapur.

Ia menanyakan jam kerja, kendala yang dihadapi, hingga teknis penentuan menu makanan bagi para penerima manfaat.
“Dari pengalaman petugas, untuk bahan baku ada masalah tidak?” tanya Muzani.

Pihak SPPG memastikan sejauh ini ketersediaan bahan baku relatif aman karena diperoleh dari pasar-pasar terdekat dengan dapur.

“Untuk bahan baku alhamdulillah aman, Pak. Tapi yang paling krusial seperti ayam, Pak,” jawab salah satu petugas.

Muzani juga memastikan seluruh petugas telah mendapatkan pelatihan, mulai dari proses pengadaan bahan hingga pendistribusian makanan.

Secara kompak para pegawai menyampaikan bahwa mereka telah dilatih dan sekitar 90 persen di antaranya sudah memiliki pengalaman kerja sebelumnya.

Ia pun menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

“Jangan lupa yang kalian kerjakan ini untuk anak-anak generasi ke depan. Mudah-mudahan barokah,” ucapnya.

Selain itu, Muzani juga menanyakan harapan para petugas terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Para petugas berharap program tersebut terus berjalan karena dinilai membawa manfaat besar bagi masyarakat.

Sementara itu, pimpinan Nusantara Lampung Abadi yang juga anggota DPRD Lampung, Mikdar Ilyas, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua MPR RI di Lampung.

“Tentunya ini suatu kebanggaan di tengah kesibukan Pak Muzani masih bisa menyempatkan hadir dan meresmikan dapur ini. Semoga ini menjadi semangat kita semua,” kata Mikdar.

Ia juga mengapresiasi Ketua Umum Yayasan PT Nusantara yang terus memberikan dukungan sehingga pembangunan dapur dapat diselesaikan dalam waktu 42 hari, lebih cepat dari batas waktu 45 hari sesuai aturan.

“Setelah diresmikan kita akan distribusikan, kami masih menunggu kepala SPPG,” ujarnya.

Menurut Mikdar, pendirian dapur ini merupakan bentuk komitmen Yayasan Nusantara Lampung Abadi untuk berbuat yang terbaik bagi masyarakat Lampung, sejalan dengan program pemerintah pusat.

Ia mengungkapkan, berdasarkan data yang dihimpun, sekitar 1.300 dapur direncanakan berdiri di Lampung.

“Kalau satu dapur melayani 3.000 penerima manfaat, maka di Lampung ini kurang lebih ada 3,9 juta penerima manfaat,” ujarnya.

Dari sisi ketenagakerjaan, setiap dapur diperkirakan melibatkan sekitar 50 karyawan dan relawan.

Jika dikalikan 1.300 dapur, maka berpotensi membuka sekitar 65.000 lapangan pekerjaan baru.

“Ini luar biasa. Di Lampung saja bisa ada 65 ribu pegawai baru,” katanya.

Ketua Umum Yayasan PT Nusantara Roy Marjuk menambahkan, keberhasilan pembangunan dapur dalam 42 hari patut diapresiasi.

“Dalam aturan pendaftaran diberikan waktu 45 hari, dan ini 42 hari sudah selesai. Ini prestasi,” ujarnya.

Roy menegaskan, program MBG terbuka bagi siapa saja yang ingin berkontribusi selama memiliki komitmen dan kepercayaan terhadap program pemerintah.

Ia juga berpesan kepada para relawan agar menjunjung tinggi kedisiplinan serta menjaga standar keamanan pangan.

“Kita harus menjamin keamanan pangan dan melindungi konsumen. Perlakukan makanan ini dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Menurut Roy, para relawan telah mendapatkan pembinaan, termasuk pengenalan standar penjamah makanan sebagai salah satu syarat utama dalam operasional dapur.

Dengan diresmikannya SPPG Rajabasa 3, diharapkan program pemenuhan gizi dan Makan Bergizi Gratis di Lampung dapat berjalan optimal serta memberi dampak luas bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *