Axelerasi.Id – Bandar Lampung
Gelombang kritik terhadap dugaan tindakan tidak pantas yang dilakukan oleh seorang anggota DPRD Lampung semakin menguat.
Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bandar Lampung (BEM FH UBL), Alfin Sanjaya, tampil sebagai suara mahasiswa yang menegaskan perlunya penegakan etik yang tegas, transparan, dan objektif terhadap wakil rakyat.
Insiden pengempisan ban mobil milik seorang mahasiswi UBL yang diduga dilakukan oleh oknum anggota DPRD Lampung dinilai Alfin bukanlah sekadar tindakan iseng.
Ia menekankan bahwa peristiwa tersebut mencerminkan krisis moral dan etika politik yang serius di kalangan wakil rakyat.
“Wakil rakyat sejatinya diamanahkan untuk menyuarakan kepentingan publik. Namun, masih sering ditemukan perilaku yang bertentangan dengan nilai moral, etika politik, dan prinsip integritas,” ujarnya, Rabu (4/2/2026).
Menurut Alfin, publik sudah cukup jenuh dengan gaya hidup hedonis dan pernyataan wakil rakyat yang tidak substansial.
“Peristiwa ini justru menunjukkan adanya tindakan yang jauh dari sikap kenegarawanan,” tegasnya.
Ia menilai, mahasiswa sebagai bagian dari masyarakat sipil memiliki tanggung jawab moral untuk mengingatkan para pemimpin agar tidak menyalahgunakan kekuasaan.
Alfin menegaskan bahwa momentum ini harus dijadikan titik balik bagi DPRD Provinsi Lampung untuk melakukan pembenahan internal.
“Sudah seharusnya wakil rakyat fokus pada pembahasan persoalan masyarakat yang semakin kompleks, bukan justru mengurusi hal-hal sepele yang tidak mencerminkan kedewasaan dalam berpolitik,” katanya.
BEM FH UBL berharap, keberanian mahasiswa dalam menyuarakan kritik dapat menjadi pengingat bahwa integritas lembaga legislatif adalah fondasi kepercayaan publik.
Tanpa etika yang kuat, lembaga perwakilan akan kehilangan legitimasi di mata masyarakat.
“Mahasiswa tidak akan tinggal diam ketika melihat adanya penyalahgunaan kekuasaan. Kami berdiri untuk memastikan bahwa suara rakyat tetap dijaga, dan etika publik menjadi landasan utama dalam setiap kebijakan,” tutup Alfin.










