Axelerasi.id – Di tengah sorotan terhadap keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sempat menjadi perbincangan di Kabupaten Lampung Utara, sebuah pemandangan berbeda terlihat di Bundaran Tugu Payan Mas Kotabumi, Kamis (26/2/2026) sore.
Memasuki hari kedelapan Ramadhan 1447 Hijriah, SPPG Kelapa 7 Dua Dapur Twin justru memilih turun langsung ke jalan untuk berbagi. Sebanyak 1.000 paket takjil dan sembako dibagikan kepada warga, pengguna jalan, hingga kaum dhuafa yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.
Di tengah lalu lintas kendaraan yang ramai, para relawan berdiri di tepi jalan sambil menyapa pengendara satu per satu. Senyum dan ucapan terima kasih silih berganti terdengar dari warga yang menerima bingkisan sederhana untuk berbuka puasa itu.
Kepala SPPG Kelapa 7 Dua Dapur Twin, Aspira Wati Twin, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat sekaligus upaya menghadirkan manfaat nyata di bulan suci Ramadhan.
“Alhamdulillah, di hari kedelapan puasa ini kami dapat berbagi 1.000 bungkus takjil beserta sembako kepada warga masyarakat. Semoga apa yang kami lakukan dapat membantu warga yang sedang menjalankan ibadah puasa dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.
Menurut Aspira, kegiatan berbagi ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bagian dari komitmen sosial keluarga besar SPPG Dapur Twin untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat.
Ia menyebutkan, selain berfokus pada pemenuhan gizi, pihaknya juga ingin memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Sejumlah warga mengaku terharu dengan kegiatan tersebut. Bagi sebagian penerima, bantuan takjil dan sembako itu menjadi penyemangat di tengah kondisi ekonomi yang tidak selalu mudah.
Mega, seorang pengguna jalan yang menerima takjil, mengaku bersyukur karena bantuan tersebut sangat membantu, terutama bagi mereka yang masih dalam perjalanan menjelang berbuka puasa.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih. Takjil ini sangat membantu, apalagi bagi kami yang masih di jalan menjelang waktu berbuka,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dapur Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), Nave Loi Lukasim, mengatakan kegiatan tersebut dapat terlaksana berkat dukungan relawan dan mitra yang terlibat.
“Kegiatan ini bisa terlaksana berkat kekompakan relawan dan mitra SPPG. Semoga ke depan kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan dan memberikan manfaat yang lebih luas,” ungkapnya.
Menjelang azan magrib, pembagian takjil pun berakhir. Para relawan perlahan meninggalkan lokasi setelah memastikan seluruh paket tersalurkan.
Di tengah berbagai sorotan yang ada, sore itu di Kotabumi, Ramadhan terasa sedikit lebih hangat lewat aksi berbagi yang sederhana.






