Axelerasi.id – Anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung Mikdar Ilyas menyatakan dukungan penuh terhadap langkah revitalisasi kawasan eks tambak udang Bumi Dipasena yang melibatkan sinergi pemerintah pusat, daerah, dan sektor swasta.
Mikdar menilai langkah ini bukan sekadar perbaikan fisik tambak, melainkan strategi krusial untuk memperkuat fondasi ekonomi daerah dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kalau petambak bisa kembali memproduksi seperti masa kejayaannya, tentu ini sangat positif. Perputaran ekonomi akan kembali hidup dan kesejahteraan masyarakat ikut terangkat,” ujar Mikdar dalam pernyataan di Bandarlampung, Selasa.
Ia menyakini revitalisasi tersebut bisa memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan petambak serta memberikan kesempatan kembali kepada Bumi Dipasena di Tulang Bawang sebagai lumbung udang nasional.
Menurut Mikdar, potensi serapan pasar domestik dari revitalisasi lumbung udang ini adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dengan rencana pembangunan 1.300 dapur MBG di Lampung, kebutuhan protein dari sektor perikanan akan melonjak tajam.
“Ini menunjukkan peluang pasar yang sangat besar bagi petambak lokal. Jika Dipasena kembali optimal, maka Lampung memiliki posisi strategis untuk memenuhi kebutuhan tersebut,” tambahnya.
Ia mendorong agar revitalisasi ini dilakukan secara berkelanjutan yang mencakup pembenahan Infrastruktur, perbaikan jaringan kanal dan sarana produksi, kepastian regulasi, memberikan rasa aman bagi petambak dalam berusaha dan modernisasi, serta penerapan teknologi budidaya agar produk lokal memiliki daya saing ekspor.
Dengan sinergi yang tepat, ia optimistis Bumi Dipasena dapat kembali menjadi motor penggerak ekonomi yang membawa nama Lampung harum di kancah nasional maupun internasional.






