Axelerasi.id – DPRD Provinsi Lampung menilai Program Hilirisasi Ayam Terintegrasi sebagai peluang besar untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi daerah berbasis sektor riil.
Ketua Komisi II DPRD Provinsi Lampung Ahmad Basuki menyampaikan bahwa hilirisasi penting agar Lampung tidak hanya menjadi produsen bahan mentah, tetapi juga mampu menghasilkan produk olahan bernilai tinggi.
“Hilirisasi ini menjadi kunci transformasi ekonomi daerah, sehingga peternak tidak hanya menjual hasil produksi mentah, tetapi juga memperoleh nilai tambah dari proses pengolahan,” jelasnya.
Program ini diarahkan untuk membangun ekosistem peternakan terpadu, mulai dari pembibitan, pakan, pengolahan hingga distribusi, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan peternak sekaligus memperkuat perekonomian daerah.






