Axelerasi.id – Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, menilai sinergi antara pemerintah daerah, sektor swasta, dan mitra pembangunan menjadi kunci keberhasilan dalam memperkuat hilirisasi kakao di Provinsi Lampung.
Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama PT Olam Indonesia dan Partnerships for Forests (P4F) di Bandar Lampung.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi multipihak harus terus diperkuat agar manfaat program dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.
“Kolaborasi multipihak seperti ini harus terus diperkuat agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya para petani kakao di Lampung,” kata Ahmad Giri Akbar.
Program hilirisasi kakao berbasis agroforestry direncanakan mencakup pengembangan lahan sekitar 35.000 hektare dan melibatkan sekitar 18.000 petani di Kabupaten Pesawaran, Lampung Timur, Lampung Tengah, dan Tanggamus melalui skema Perhutanan Sosial.






